Doa : doa Nabi Khidir a.s dan Nabi Ilyas a.s

Tabir Mimpi - doa Nabi Khidir a.s dan Nabi Ilyas a.s



BISMILLAHI MAA SYAA ALLOH LAA YASUQUL KHOIRO ILLALLOH
BISMILLAHI MAA SYAA ALLOH LAA YASHRIFUS SUU A ILLALLOH
BISMILLAHI MAA SYAA ALLOH MAA KAANA MIN NIKMATIN FAMINALLOH
BISMILLAHI MAA SYAA ALLOH LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM
SUBHAANALLOH WABIHAMDIHII SUBHAANALLOH HIL ‘ADZIIM, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM

Syaikh Muhammad Amin Kurdi dalam “Tanwirul Qulub” pada halaman 422 menulis satu faedah seperti berikut:-


Imam as-Sayuthi telah menyebut dalam “Luqtul Marjaan” dari Sayyidina Ibnu ‘Abbas r.`anhuma sebagai berkata:-
“Nabi al-Khidhr dan Nabi Ilyas bertemu pada setiap tahun di musim haji dan mereka berdua berpisah atas kalimah-kalimah ini: “Dengan nama Allah, sesuatu itu menurut apa yang dikehendaki Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan melainkan Allah; Sesuatu itu menurut apa yang dikehendaki Allah, tidak ada yang menolak kejahatan melainkan Allah; Sesuatu itu menurut apa yang dikehendaki Allah, setiap keni’matan adalah daripada Allah; Sesuatu itu menurut apa yang dikehendaki Allah, tiada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan Allah”. Ibnu ‘Abbas berkata: “Sesiapa yang membaca doa ini ketika pagi dan petang sebanyak 3 kali, maka Allah akan mengamankan (yakni menyelamatkan) dia dari tenggelam (lemas), kebakaran, kecurian, dari (kejahatan) syaitan, penguasa, ular dan kala jengking.”

Maka sewajarnya bagi seseorang murid untuk mengamalkan doa ini, kerana ianya akan menjadi sebab yang membawa kepada tawakkal.

Doa ini juga dinukil oleh Hujjatul Islam al-Ghazali dalam “Ihya` ‘Ulumiddin” jilid 1 halaman 374 dengan sedikit perbedaan lafaz.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Arti Mimpi Firasat Atau Bunga Tidur?

Oleh Karena itu jika Anda Para pemimpi sebaiknya Baca Terlebih dahulu

Pada hakikatnya, mimpi adalah deretan dari gambaran mental yang saling bertalian dan berlangsung selama orang tidur. Memahami mimpi hanya sebagai akibat dari pengaruh mekanisme fisik dan cermin dari gejala psikologis (kejiwaan) yang dialami seseorang semata.

Labels